Posted by: dedywidjaya | July 14, 2009

Nilai Positif Sedekah Terang-Terangan

Taken from http://pejuangikhlas.wordpress.com/2009/07/14/case-15-kuliah-online-tauhid/

Kuliah Online Wisata Hati, CASE 15 – Sedekah Terang-terangan

Kasus ini sepintas termuat di kasus-kasus awal, bahkan pernah pula ia dibahas. Mudah-mudahan ia menjadi semakin berbekas buat saudara.

Seorang anak muda, menggenggam 100 ribu. Sama seperti kasus-kasus sebelumnya. Ia jalan menuju si yatim ini. Ia tidak datang gelap-gelap dan menyelipkan di bawah pintu rumah. Ia datang di siang hari. Ia menyengaja bertemu dengan anak yatim dan ibunya ini. Ia ingin meminta doa, dan juga mendoakan.

Amalnya ini diketahui oleh si ibu dan si yatim ini. Namun ini tidaklah menjadikan kita menyebut si anak muda ini sebagai orang yang tidak ikhlas. Kelak kita lihat, malah akan ada keutamaan lain ketimbang melakukan amal secara sembunyi-sembunyi; Lewat kolong pintu. Yaitu, keutamaan silaturahim. Terjadilah percakapan terbuka. Tidak ada yang merasa sedang menghinakan dengan pemberiannya, dan tidak ada juga yang merasa terhina dengan menerima suatu pemberian. Yang ada adalah kebahagiaan di antara keduanya. Percakapan ini sendiri merupakan sebuah kebaikan adanya. Sebab merupakan percakapan yang baik.

“Bu”, katanya kepada si ibu anak yatim ini. “Mohon doa ya. Saya kepengen sekali mendapatkan pekerjaan. Saya dengan anak ibu sakit. Sedang di saku saya hanya ada uang 100 ribu rupiah. Saya jalan ke sini, dan membawa uang ini ke ibu. Mudah-mudahan ibu dan anak ini berkenan mendoakan saya. barangkali kalau hanya saya yang berdoa, kurang kekabul”.

“Makasih Mas. Insya Allah kami doakan. Semoga Mas bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang dimaksud. Kami hanya bisa mendoakan ya. Makasih juga atas sedekahnya. Doakan juga mudah-mudahan anak saya ini bisa sembuh”.

Si ibu kemudian menghidangkan air minum untuk diminum oleh si anak muda ini. Si anak muda ini berkesempatan melihat senyuman si yatim dari atas tempat tidurnya. Bahkan si anak muda ini sempat membelai anak yatim. 100 ribu yang dibawanya, masih memiliki lagi simpanan amal yang plus-plus; plus datang dengan salam yang dijawab salam pula. Dan tentu saja ini juga merupakan kebaikan tersendiri. Anak muda ini membawa senyuman, yang dibalas pula dengan senyuman. Dan ini pun kebaikan pula adanya. Anak muda ini mendoakan, dan dijawab pula dengan doa dari si ibu dan si yatim. Anak muda ini membawa sedekah uang, sedang si ibu membawa sedekah air minum kepada tamu. Anak muda ini “telah memberi kesempatan” amal yang luar biasa kepada si ibu, tanpa disadari oleh keduanya. Yaitu si ibu ini sempurna dalam melayani tamu. Masya Allah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: