Posted by: dedywidjaya | July 7, 2009

Beda Zakat vs Sedekah

TAken from : http://keajaibansedekah.wordpress.com/category/referensi/page/4/

Tambah "Harta" Anda dengan Bersedekah

Tambah "Harta" Anda dengan Bersedekah

APA yang membedakan antara berzakat dengan bersedekah di mata Allah SWT? Secara umum, zakat adalah sesuatu yang diperintahkan oleh Allah kepada mereka yang mampu untuk memberikan sebagian kecil hartanya kepada fakir miskin. Karena, di dalam harta tersebut sesungguhnya ada hak dari orang-orang fakir. Sementara sedekah itu adalah sesuatu perbuatan yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT untuk dilakukan sebagai bentuk dari perwujudan ikatan rasa cinta kasih antara sesama Muslim.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda: “Tiap-tiap seorang muslim hendaklah bersedekah”. (Hadist diriwayatkan oleh Abu Musa Al Asy’ari r.a)

Pada prinsipnya bersedekah itu mudah, selama kita mempunyai niat yang tulus dan ridha semata-mata karena Allah SWT, serta ada sesuatu yang bisa kita sedekahkan maka Insya Allah bisa dilaksanakan di mana dan kapan saja.

Kita bisa memulainya dari orang-orang di sekeliling kita dahulu seperti keluarga dan para kerabat saudara-saudara kita yang kurang mampu. Lalu kita bisa mulai melihat ke tetangga-tetangga dekat rumah, apakah ada yang membutuhkan bantuan dan uluran kasih kita. Kemudian berlanjut ke rekan-rekan kerja, atau teman-teman di sekolah dan di kampus. Mungkin kita bisa memberikan sesuatu untuk office boy/girl di kantor, atau pesuruh di sekolah/kampus. Atau kepada tukang sapu di komplek perumahan yang kita tinggal, mungkin kepada tukang sampah yang tiap pagi atau sore datang ke tempat kita untuk mengambil sampah. Bahkan yang termudah kepada peminta-minta yang acap kali kita temui di jalan atau di masjid, dan lain sebagainya.

Mengapa Allah SWT dan Rasulullah SAW sangat menganjurkan kita untuk bersedekah? Selain sebagai bentuk dari perwujudan ikatan cinta kasih antara sesama muslim, di dalam bersedekah itu juga banyak berkah dan pahalanya. Tapi tentunya dalam bersedekah yang semata-mata hanya karena mencari ridha Allah SWT.

Contoh mudahnya adalah sebagai berikut. Apabila kita bersedekah kepada keluaraga atau kaum kerabat maka kita akan mendapatkan dua macam pahala, yaitu pahala dari hubungan silatuhrahmi dan pahala sedekah itu sendiri.

Ada hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Al-Nasa’i dan Tirmidzi berbunyi, “Bersedekahlah kepada orang miskin: (adalah ia) satu yang berpahala dan sedekah yang diberikan kepada kerabat dua pahala: Pahala bersedekah dan pahala hubungan silaturrahim dengan kerabatnya.”

Ada juga hadist yang diriwayatkan oleh Abu Mas’ud al-Ansari r.a. dari Nabi Muhammad SAW sabdanya: “Sesungguhnya orang Islam itu apabila ia memberi nafkah dengan sesuatu kepada keluarganya sedang ia memberikannya dengan tujuan mematuhi perintah Allah dan mengharapkan pahalanya niscaya pemberiannya itu menjadi sedekah yang berpahala) baginya.”

Ada firman Allah SWT yang dituangkan dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 272 berbunyi: “…Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan di beri pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya.” Dan masih banyak lagi firman Allah dan hadist Rasulullah mengenai keuntungan dan manfaat dari bersedekah.

Selain itu, bersedekah juga mempunyai fadhilat atau kelebihan yang meliputi dunia dan akhirat. Keistimewaan bersedekah yang dapat melindungi kita di dunia adalah memurahkan rezeki, menolak bala bencana, memanjangkan usia, mencegah dari kematian yang buruk serta dapat menghapuskan dosa. Sementara dengan bersedekah maka di akhirat kita akan mendapat naungan dari panasnya terik matahari di padang mahsyar dan pendingin dari api neraka.

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a., katanya: Rasulullah SAW telah berucap kepada kami, sabdanya: “Wahai umat manusia, bertaubatlah kepada Allah SWT sebelum kamu mati dan segeralah mengerjakan amal-amal yang soleh sebelum kamu sibuk (dengan yang lain) dan hubungkanlah apa yang ada di antara kamu dengan Tuhan kamu – dengan senatiasa mengingatinya dan banyakkanlah bersedekah secara bersembunyi atau berterang-terang. Niscaya kamu diberi rezeki yang mewah, diberi kemenangan (terhadap musuh) dan digantikan apa yang kamu dermakan itu dengan balasan yang berganda-ganda.”

Namun harus diingat bahwa dalam bersedekah mestilah dihindari pamer atau riya, karena hal itu akan menghilangkan pahala dan berkah dari sedekah yang dilakukan. Sebab bersedekah yang mendapat ridho Allah SWT adalah yang semata-mata karena Allah, tidak lain dan tidak bukan.

Akhir kata, sebisa mungkin dalam hidup kita bersedekah untuk mengikat persaudaraan dengan sesama manusia, karena seperti sudah dibicarakan di atas, bersedekah adalah satu perbuatan yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT dan nabi kita, Muhammad SAW, serta dapat membawa kebaikan bagi kita di dunia ataupun di akhirat nantinya.

Mudah-mudahan kita semua tergolong menjadi orang yang senantiasa dapat bersedekah dan dicintai oleh Allah SWT. Amin ya rabbal alamiin!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: