Posted by: dedywidjaya | July 3, 2009

Tip ‘n Trik Bersedekah

Taken from : http://pejuangikhlas.wordpress.com/2009/07/03/case-10-kuliah-online-tauhid/

How to Sedekah?

How to Sedekah?

Tips dan trik sedekah:

  • Bismillah ketika bersedekah.
  • Mendoakan dan meminta doa buat yang disedekahi dan dari yang disedekahi.
  • Bersilaturahim dengan yang disedekahi. Bila lewat lembaga amal zakat, baik adanya lembaga amil zakat tersebut melakukan safari ke para mustahiknya. Agar mustahiknya berkenalan dan berinteraksi dengan muzakkinya. Donatur bersilaturahim dengan yang diberi bantuannya. Bagus juga buat kita sekali kali membuka pintu kita untuk tetangga kanan kiri kita. Bersedekah untuk mereka, sedekah makanan yang kita masak sendiri. Kita suguhkan, sungguhpun ga ada selametan apapun. Dari sedekah makanan ini, terjadilah silaturahim.
  • Memperhatikan orang tua, keluarga dan kerabat. Sedekah kepada orang tua, selain dapat sedekahnya, juga dapat birrul walidainnya. Sedekah kepada kerabat dan saudara, selain dapat sedekahnya, juga dapat silaturahimnya. Adalah sebuah kebaikan, jika orang-orang tua dan saudara-saudara menyadari, sehingga ia berikan lagi kepada sekitarnya dan merasa cukup dengan rizki dari Allah.
  • Usahakan mengubah perilaku yang kita santuni; misal, jika ia pengangguran; suruhlah ia bersihin got. Bayar di muka sedekahnya, biar dia semangat. Kalau ia tidak shalat, buatlah ia shalat. Engga apa-apa di awal shalatnya karena kita dan bantuan kita. Pelan-pelan bimbing dia dan doakan semoga bisa mengerti bahwa memang harus shalat sebagai seorang muslim. Bila sebelumnya jauh sama al Qur’an, berilah sedekah dan berilah al Qur’an, lalu mintalah dia untuk memulai membaca al Qur’an. Kalau perlu laporan sama kita. Salah juga kita jika memberikan anak yatim uang bulanan, tapi tidak mengontrolnya. Nanti malah ibunya ini anak yatim bisa-bisa menjadikan kita harapan satu-satunya. Salah lagi. Berilah bantuan, tapi ikutlah membimbing anak yatim itu, dan ibunya sekalian. Makanya saya senang sekali melihat mulai banyak jamaah yang memberikan bukan sekedar uang; tapi perhatian dan bimbingan keagamaan.  Sebab sejatinya, sedekah itu memang bukan hanya uang sahaja, tapi juga kasih sayang.
  • Bila ada yang datang meminta bantuan, tapi masih ada jeda waktu, maka suruhlah ia lakukan sesuatu dulu. Misal, ada yang datang minta uang 1jt untuk anaknya masuk sekolah. Sedang terakhir bayar sekolah masih ada 1 minggu, atau malah 1 bulan, ajarkan dia tentang keutamaan dhuha, shalat malam, shalat tepat waktu, dan baca al Waaqi’ah, atau apalah. Minta dia dulu untuk jangan buru-buru minjam. Tapi usahakan dulu hal tersebut. Jika dia katakan, udah dilakukan. Maka mintalah dia meneruskan hingga di injury-time. Bahkan kalo perlu jajal sekali-kali lewatin limitnya. Sekalian lihat bagaimana keajaiban riyadhah bekerja. Begini maksudnya, limit tanggal 1. Suruh dia tembusin tuh limit. Setelah sampe di limit engga ada, lalu dia balik lagi, boleh juga dipatahin bahwa uang untuk bantu dia sebenernya ga ada. Dalam kondisi pahit, dia akan marah barangkali, kecewa, atau apa. Lalu lewatlah tanggal 1. Eh, rupanya ada keajaiban. Misalkan dia mendapat kemudahan dari seorang tetangganya yang miskin. Biar saja dia sombong dulu. Misalnya dengan mengata-ngatai kita, bahwa “ada tetangga kaya, didatangi malah ngejanjiin begini dan begitu. Saya malah disuruh membaca ini itu dan melakukan ini itu. eh, setelah waktunya, ga ada. Alhamdulillah ada tetangga yang malah miskin yang bisa membantu saya”. Kalau terjadi begini, ya biarkan saja. Toh, kita membimbing dia bukan untuk pujian dari dia. Melainkan bener-bener supaya dia mendapatkan pertolongan dari Allah dan tauhidnya bener. Biarkan dia ga paham, bahwa kalau barangkali tidak ada riyadhahnya, maka tidak akan ada tetangga yang bantu. Allah jugalah yang menggerakkan tetangga miskin tersebut membantu dan ada uang. Padahal boleh jadi sebelumnya ga ada uang. Dalam kondisi-kondisi tertentu, saya kerap juga mendapatkan perlakuan istimewa seperti itu. Ada satu dua jamaah yang datang minta bantuan untuk majelisnya. Lalu saya kasihkan kunci rizkinya saja. Tidak uangnya. Di akhir, dia mengatakan, kalau sampe waktunya ga ada, ya saya balik lagi. Saya katakan, lakukanlah dulu, dan silahkan balik lagi. Saya tidak menjanjikan apa-apa. Tapi dianya menaruh harapan bahwa solusi itu tetap datang dari saya. alhamdulillah, sampe waktu yang ditetapkan dia ga dapat uang, dan saya pun susah dihubungi. Setelah dalam keadaan sangat terjepit, dia dapat bantuan yang tak terkira. Dan alhamdulillah, nama saya dihapusnya, dan riyadhah yang dijalankannya bersama murid-murid majelis taklimnya, juga dilupakan. Mestinya tumbuh kebersyukuran; alhamdulillah, saya paham sekarang. Tapi engga tuh. Dan ya ga apa-apa. Insya Allah, DIA yang akan memberikan pemahaman-Nya.
  • Satu hal yang ga boleh dilupakan. Jika mau melakukan hal di atas, tetap jagain biaya dasarnya. Misal, pada kasus anak bayaran yang masih ada waktu tadi, pulangnya jangan sampai kosong ini orang. Kudu ada selipan rupiah dari kita. Supaya ia semangat.
  • Mengawal sedekah dengan amal-amal saleh lain. Di antara amal saleh yang utama adalah shalat berjamaah tepat waktu, lengkap dengan shalat-shalat sunnah muakkadah; qabliyah ba’diyah, dhuha, witir. Baca dan mempelajari al Qur’an juga merupakan amalan utama.
  • Bentengi diri dengan kesabaran dan kebersyukuran kepada Allah.
  • Senantiasa berusaha untuk menambah dan menambah sedekahnya.
  • Sedekahlah dari harta yang halal. Jangan yang subhat, apalagi yang haram.
  • Banyak-banyak beristighfar dan bertaubat kepada Allah.
  • Mengajak dan mengajar yang lain tentang sedekah dan kebaikan-kebaikan. Supaya semakin banyak orang yang bisa berderma dan melakukan kebaikan. Jika tidak mampu mengajak sendiri dan mengajar sendiri, lewat lisan sendiri, cara gampangnya adalah ajak silaturahim ke tempat-tempat para ustadz dan minta nasihat dari beliau-beliau. Atau ajak ke pengajian-pengajian, dengan memfasilitasi kendaraan atau transport. Belikan buku-buku dab CD-D atau DVD-DVD2, dan bagikan.
  • Bersihkan selalu hati dan pikiran, dan banyak-banyak berzikir kepada Allah.
  • Terakhir, banyak-banyak juga berdoa. Seutama-utama ibadah adalah yang melakukan doa setelahnya. Setelah shalat, doa. Setelah baca al Qur’an, doa. Setelah sedekah, doa.

Responses

  1. makasih yah tas semua sharing nya dan salam kenal!!!sukses selalu sob!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: