Posted by: dedywidjaya | November 11, 2011

Mukjizat Bersedekah Untuk Orang Tua

Taken from http://teddynews.wordpress.com/2011/11/03/mukjizat-bersedekah-untuk-orang-tua/

Tulisan ini mungkin lebih pasnya saya kirim sebagai testimoni di acara Nikmatnya sedekah atau di forum wisata hati online yang dikelola oleh Ustad idola saya Yusuf Mansyur, tapi rasa tidak ada salahnya juga kalau saya berbagi cerita disini.

Saya hanya mau berbagi cerita sedikit, sesuai judul diatas, entah ini dianggap suatu mukjizat ataukah hanya saya yang terlalu berlebihan, tapi saya rasa maksud saya baik dan mudah mudahan kisah yang tidak seberapa bagus ini bisa menjadi inspirasi bagi sebagian orang yang membacanya.

Saya hanyalah orang biasa, dengan penghasilan yang biasa biasa saja pula, tidak kurang dan tidak juga berlebihan, cukuplah untuk kehidupan sehari hari untuk mencukupi kebuthan saya, anak dan istri saya.  Apabila melihat judul diatas mungkin ada yang bertanya..“berapa sih yang sudah elu keluarin buat orang tua lu..sehingga elu menganggap telah mendapat suatu mukjizat…?” sekali lagi dengan status saya yang hanya orang biasa biasa saja dan dengan penghasilan yang biasa biasa pula, tentulah tidak banyak yang bisa saya berikan, dan juga tidak rutin juga saya bisa membantu mereka, bisa saya katakan, menurut saya pemberian saya masihlah sangat sedikit dibandingkan jasa jasa mereka kepada saya selama ini…teramatlah sedikit…(saya jadi berkaca-kaca ketika menuliskan kalimat tadi)

Sekilas tentang Orang tua saya (Papa) adalah pensiunan pegawai negeri biasa, mama adalah ibu rumah tangga biasa. Kehidupan mereka saya nilai adalah termasuk orang-orang yang “lurus”, boleh saya katakan, mereka terutama papa..jauh dari apa yang dinamakan KORUPSI…Kalau saya nilai kehidupan mereka dihari tua ini disaat masa masa pensiun…yahh biasa dikatakan cukuplah…mereka tidak pernah meminta uang dari kami anak anaknya, karena memang masih cukup gaji pensiun papa untuk hidup sehari hari mereka berdua.  Tetapi selaku anak, sudah sepantasnya kami membantu orang tua, yah walaupun jumlahnya sedikit dan tidak seberapa, tetapi ada rasa kepuasan sendiri bisa “ngasi sesuatu” buat orang yang selama ini sudah berjibaku membesarkan saya sampai bisa seperti sekarang ini.

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, tidak banyak yang bisa saya berikan untuk orang tua, hanya sekedar “buat beli pulsa” hanya itu yang bisa rutin saya berikan..sesekalilah kalau ada rejeki lebih saya bisa kasih berwujud uang…tapi yang sering dan lumayan rutin..ya beliin pulsa itu... Entahlah ini dianggap kategori sedekah atau bukan..yang penting saya hanya ingin memberikan sesuatu..ya sementara yang bisa baru  itu…(mudah mudahan ALLAH memberikan rejeki yang lebih banyak lagi sehingga bukan cuma pulsa yang bisa saya berikan..mungkin beliin mobil kali hehehe…aminn..)

Tapi disinilah keanehan dan kemukjizatannya….Saya perhatikan..saya amati, dengan kondisi keuangan saya yang teramat biasa ini..tentulah saya sering punya masalah keuangan, tidak jarang saya “merasa” kekurangan uang..bahkan juga bukan hanya merasa kekurangan..tapi memang BENAR BENAR kekurangan uang…ada suatu fenomena yang saya amati, biasalah masalah kurang uang itu selalu muncul di “akhir bulan” masalah yang klasik dan dialami sebagian besar orang tetapi mungkin kadarnya berbeda beda,  entah karena kebetulan atau memang itu benar mukjizat sedekah…seluruh masalah keuangan itu seolah sirna setelah saya ‘memberi” sesuatu kepada orang tua saya.  Beragam masalah yang pernah saya alami, pernah saya benar benar “mengirit” uang, karena memang sudah benar benar hampir habis, saya umpamakan saja, uang saya tinggal 100 ribu, padahal ini masih tanggal 15an, masih ada sekitar 15 hari lagi menuju gajian, dengan uang sejumlah itu, kira kira lumayan beratlah saya harus mengatur pengeluaran untuk makan dan untuk yang lain lainnya..padahal kebetulan saya tinggal di daerah yang biaya hidupnya sangat mahal, beda lumayan jauh dengan biaya hidup di Tanah Jawa.   Dari uang 100 ribu itu tetap saya sisihkan 50 ribu buat “ngisiin pulsa” orang tua saya, karena saya sudah berjanji..buat berusaha ngasih sesuatu ke orang tua saya tiap bulan, apalah bentuknya walaupun sedikit jumlahnya.   Syukur Alhamdulillah, rejeki itu selalu ada dan masalah keuangan itu selalu sirna tiap kali selesai saya memberi kepada orang tua.

Bukan hanya masalah keuangan, masalah masalah kantor, keluargapun juga demikian..walaupun yang paling sering adalah masalah keuangan, semua selalu hilang, sirna, dengan kata lain terbantu, seolah ada tangan ajaib yang misterius yang selalu membantu saya tiap kali saya selesai memberi sesuatu kepada orang tua, walaupun itu hanya berwujud pulsa sebesar 50 ribu rupiah..!!

Jadi kalau menurut saya, bersedekah atau memberi sesuatu kepada orang tua itu sangatlah besar manfaatnya, saya merasa langsung dan selalu diberikan pertolongan dari ALLAH SWT tiap kali saya selesai bersedekah kepada orang tua baik apapun itu bentuk masalahnya, sehingga saudara saudara, jangan lah bosan berbuat kebajikan, dan bersedekah, saya disini memang bukan orang alim, dan tidak bermaksud sok menasehati, tetapi kekuatan memberi (the power of giving) itu benar adanya, dan perhatikan apa yang terjadi setelah engkau memberi.   Mungkin sebagian dari orang tuamu ada yang sudah kaya ataupun berkecukupan dan rasanya tidak memerlukan bantuanmu apalagi hanya untuk sekedar buat membeli pulsa seperti yang sudah saya lakukan, mungkin wujudnya bisa diganti dengan yang lain atau bisa juga engkau alihkan memberi kepada orang yang lebih pantas menerimanya, tengoklah kesekeliling masih banyak orang yang memerlukan bantuan kita, bila lingkungan keluarga kita sendiri kita rasa sudah cukup dan tidak memerlukan pertolongan, segeralah alihkan tujuan ke orang lain, fakir miskin dan anak yatim yang pasti mempunyai masalah keuangan.  Bantulah mereka walaupun sedikit, dan janagnlah berkecil hati jika merasa pemberian mu sedikit.

Bagi kawan kawan yang selama ini sudah berjuang matia matian buat membantu kedua orang tua, saya ucapkan selamat kepada anda, karena anda tinggal menunggu saja apa mukjizat dari Tuhan yang akan anda dapatkan, dan tidak usah diragukan lagi, pastilah itu karunia yang sangat baik.  Dan bagi yang barangkali ada mempunyai persoalan, baik itu masalah keuangan, masalah keluarga, ataupun masalah menderita penyakit dan lain sebagainya, bisa dicoba seperti apa yang saya tuliskan di artikel ini, mungkin tidak harus dengan membelikan pulsa HP untuk orang tua, bisa dalam bentuk yang lain, atau kalau memang uang benar benar terbatas, cobalah diupayakan barang sedikiiiit saja untuk memberi kepada orang tua, masa sih bener2 ngga ada duit buat ngasih ortu..? Dan bagi yang punya uang lebih, ya kasihlah yang lebih banyak..jangan ngikutin saya yang cuma bisa beliin pulsa HP, saya berbuat ini karena kebetulan uang saya sedikit dan terbatas hehehe.mungkin kalau rejeki saya banyak, jangankan pulsa, Rumah dan mobilpun saya kasihkan deh pasti…amin

Semoga tulisan ini bermanfaat dan tidak ada maksud jelek didalam penulisan artikel ini, intinya hanya menceritakan pengalaman pribadi dan mengajak untuk bersama sama berbuat baik.

http://blogshop.kompasiana.com

About these ads

Responses

  1. [...] Mukjizat Bersedekah Untuk Orang Tua [...]

  2. Bismillah…
    Saya ingin share jg pengalaman saya. Th 2007 saya kehilangan ibu dan uwak saya. Mereka meninggal dunia dalam waktu berdekatan yaitu 2minggu. Sebelum kejadian saya dalam kondisi tidak bekerja karena sedang melanjutkan kuliah di fak teknik, menjaga ibu yg sedang sakit dan berbisnis kecil2an sama teman. Nah, terlintas keinginan untuk bersedekah ketika mau lebaran haji untuk ibu yg saya cintai dan uwak saya yg janda itu, yaitu kurban 2 ekor kambing. Setelah tanya2 ke teman akhirnya didapat pengasuh anak yatim yg menerima sedekah kurban saya itu. Kebetulan saat itu saya jg sedang menunggu hasil lanjutan interview di salah satu perusahaan migas asing ternama di Indonesia. Kemudian waktu terus berjalan sekitar 2 bulan dari tes interview dan ternyata teman bareng saat test interview saat itu sudah ada yg medcek. Akhirnya saya merasa tidak punya peluang alias gagal diterima. Saat itu saya juga sempat bertanya dalam hati, kenapa Allah tidak adil dg saya, padahal saya sudah menjaga ibu ketika sakit dan mendampinginya hingga akhir hayat sampai saya bersedekah utk anak yatim. Tapi subhanallah… 6 bulan dari tes interview yg lalu, gak ada hujan, gak ada angin… kebetulan saat itu jam 7 malam saya masih di kampus, saya tidak menyangka ada telpon ke hp saya untuk mengundang kembali ke perusahaan tersebut agar bisa interview lagi. Alhamdulillah… proses selanjutnya saya lancar hingga diterima sebagai karyawan perusahaan tersebut dengan pendapatan bulanan sekitar 10x lipat harga kurban saat itu. Subhanallah… saya langsung sujud syukur saat itu dan sempat berlinang air mata. Ternyata janji Allah swt itu selalu benar dan Allah tidak akan pernah tidur.

  3. pak Ahmad, terima kasih sharingnya. Insya Alloh bermanfaat… sukses selalu dalam karirnya…aamiinn

  4. pak Ahmad, makasih sharingnya…., jadi terketuk hati bahwa Allah ga akan pernah mengingkari janjiNya….kebetulan saya juga habis interview untuk jenjang karis yang lebih bagus….semoga sharing ini bisa meng-inspiring saya untuk lebih baik lagi dalam bersedekah…, mohon doanya Pak,..Amiin.

  5. Mencari keberkahan adanya pada kedua orng tua kita …

  6. luar biasaaaaa….jadikan sedekah sebagai kebiasaan,..karena itu sunnah rasulullah..hidupkan sunnah rasul…sharex mantap teman2..

  7. 1. Redhonya Allah ada pada redho orang tua…
    2. Dosa besar yang kedua adalah durhaka kepada orang tua…
    3. Salah satu kunci rezki adalah berbakti kepada orang tua…
    4. Salah satu kunci kesuksesan adalah doa orang tua…

  8. subhanallah

  9. Dear all,,,

    aswb…
    sy sdikit py pengalaman pribadi,,
    waktu sy kuliah,, ibu sy,, jarang sekali membantu,, sy ingat.. cuma ngasih 2 juta di awal( itupun harus bertengkar dulu,, pdhal ibu sy pakai kalung emas,, yg lumayan besar),, dan saat ibu sy ngeluarin uang buat akomodasi mengahadiri wisuda sy…

    stlah sy bekerja,, sy.. dapat gaji sangat kecil,, untuk hitungan biaya kuliah yg sudah sy selesaikan,,
    kadang sy harus cari seseran.. buat bisa bantu nenek saya yg hidup sendirian,,

    sy sempat ikut arisan,, jumlahnya bagi sy lumayan besar saat itu,,tapi tiba2.. ibu sy dr kampung dtng,, sambil menangis,, tak py uang untuk bayar kontrakan,, karna suami nya skrng,, jarang ngasih uang..( dgn sdikit berat hati,, seluruh uang arisan itu sy berikan ke ibu sy,, supaya bisa ngontrak ruko di kampung selama setahun,,,dan ibu sy bisa lanjut menjalankan usahanya..

    gagal,impian sy mau beli laptop, hp baru, dll saat itu,,
    tp allah.. berkehendak lain,, tiba2 sy ingin keluar dr tempat sy bekerja kurang lebih 3 tahun,, setelah kerja serabutan 6 bulanan.. akhirnya ada tawaran sy kerja di proyek,, dan bismillah..sy banting setir.. dari dunia kesehatan..lari ke konstruksi

    alhamdullilah.. dalam waktu setahun,, sy sudah bisa beli mobil( walau kredit) dan rumah,,,dan bisa mendaftar kuliah lg S2 di universitas di jakarta

    tapi yg mengejutkan,, Ternyata selidik py selidik.. ibu sy terlilit hutang rentenir,,yg jumlahnya hampir seharga mobil avanza keluaran terbaru…
    marah,, kesal,, campur aduk rasanya..
    jual rumah pun, rasanya tak cukup buat byar lunas hutang2..nya..( hutang yg tak tahu bekas apa)

    ingin sy jual semua simpanan saya..tapi?? apakah ibu sy tidak mmengulangi kesalahan nya lagi??( seperti sudah menjadi penyakit untuk berhutang,, ke bank, rentenir dll)

    apa yg saya harus lakukan…
    saat ini pun proyek sudah mau selesai.. pndapatan sy pun,,tak seperti tahun lalu..

    ya allh.. buka kan hati sy..untuk ikhlas.. melunasi seluruh hutang ibu saya..walau mgkin..dana sy buat kuliah.. jadi tergangu..

    mohon saran,, dari rekan2…

    wassalam..

    • Jika kita belum berkeluarga, insya Alloh lebih baik jika kita membantu sepenuhnya ibu kita. Terlepas beliau akan sadar dengan kesalahannya atau tidak, hal ini adalah urusan hidayah Alloh. Namun kewajiban kita adalah menolong ibu kita yang sedang dalam kesulitan.
      Pada pengalaman sebelumnya, sudah terbukti bahwa Alloh telah mengganti rejeki kita dengan berlipat ganda bukan??

  10. Insya Allah memang benar adanya ^_^

  11. Alhamdulillah merasakan mukjizat yang sama.. Berapapun yang kita beri kpd orangtua tdk sebanding dgn jasa2 mereka. Materi, waktu, tenaga yg telah mereka korbankan untuk kita :’)

  12. Assalamualaikum wr wb. Saya juga merasakan “mukjijat” serupa, “mukjijat” yg saya rasakan adalah senantiasa merasa cukup bahkan lebih dan kelebihan tsb senantiasa cukup untuk mewujudkan rencana saya. Entah darimana asalnya setiap ada kebutuhan keuangan ada saja jalan keluarnya. Sedekah / bantuan saya ke orang tua terutama ibu (yang sedang sakit dan kesehariannya hanya di kursi roda bahkan sudah divonis dokter akan almarhumah di tahun ini /2014), saya tidak pernah meminta bantuan kepada saudara saudara saya untuk gotong royong membantu ibu kami, prinsip saya, bila mereka mau bantu ya alhamdulillah bila tidak ya tidak apalah, Alhamdulillah “mukjijat” yang saya alami sungguh luar biasa. Jadi, jgn pernah ragu bersedekah kepada orangtua dan lakukan dengan sangat ikhlas, insya Alloh “mukjijat” pasti datang, dan tentunya balasan besok di akherat yang sangat luar biasa pula.

    • Alhamdulillah terima kasih sharingnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 45 other followers

%d bloggers like this: